Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Waktu dan Jam Trading Forex

Waktu dan Jam Trading Forex

Selama 24 jam sehari dalam 5 hari kerja, perdagangan mata uang di pasar forex tidak pernah berhenti. Ketika mendapatkan momentumnya para trader silih berganti keluar masuk pasar untuk mendapatkan keuntungan dari trading forex. 

Dari sudut pandang inilah seorang trader akan menentukan jadwal tradingnya masing-masing sesuai kondisinya. Namun, waktu dan jam trading forex itu tidak setiap saat selalu ramai, bahkan ada beberapa sesi waktu dimana pasar forex tampak sangat sepi.

Waktu dan sesi jam pasar forex

Salah satu strategi trader agar bisa mendapatkan keuntungan yang maksimal adalah dengan menentukan waktu dan jam trading terbaik, sebab tidak semua sesi waktu dalam trading forex itu memiliki peluang besar untuk mendapatkan keuntungan.

Semakin ramai pasar forex, maka  semakin fluktuatif pergerakan harga mata uang yang ditransaksikan. Begitu juga kesempatan untuk mendapatkan profit juga menjadi semakin besar pula. 

Tidak heran, wawasan trader atas waktu dan jam trading forex dianggap sangat penting untuk diketahui dan dipahami.

Waktu buka dan tutup pasar forex

Pasar Amerika Serikat dan beberapa negara lainnya memberlakukan Daylight Saving Time (DST). Pada saat ada DST maka jam trading bergeser maju 1 jam, begitu juga jadwal mengenai berita penting dalam kalender ekonomi. 

Setiap tahunnya DST diberlakukan antara bulan Maret hingga bulan November dan dimulai dari tanggal yang berbeda-beda. Sehingga, setiap broker forex biasanya membuat pengumuman pada saat DST akan dimulai dan berakhir.

Waktu pasar forex terbagi dalam 4 sesi utama, yaitu: Sesi Sydney (Australia), Sesi Tokyo (Asia), Sesi London (Eropa), Sesi New York (Amerika). 

Bukan menjadi rahasia, perbedaan waktu antara Australia dan Amerika cukup panjang, terpaut jarak waktu sekitar 16 jam. Hal inilah yang menyebabkan pasar forex tidak pernah berhenti sedetikpun. 

Ketika satu sesi pasar di satu negara itu tutup, maka akan diganti dengan sesi pasar di negara lainnya yang sedang buka, dan begitu juga seterusnya.

Sesi Asia

Sesi pasar Asia adalah pasar yang paling sepi diantara sesi pasar lainnya, hanya menempati 20% dari seluruh perdagangan forex dunia, meliputi sesi Tokyo dan sesi Sydney. 

Pusat pasar Asia berada di Tokyo, dengan nilai 8%, Singapura mencapai 5%, Hongkong mencapai 4%, dan Australia mencapai 3%. Adapun karakteristik pasar Asia adalah sebagai berikut:

Selain Jepang, ada negara-negara lain yang memiliki kekuatan ekonomi cukup besar, yaitu Hongkong, Singapura, Australia, dan Korea. 

Diantara negara tersebut, terdapat negara yang paling aktif menjadi eksportir, yaitu China dan Jepang, sehingga membuat para pengusaha komersial ekspor/impor juga ikut aktif dalam kegiatan perdagangan mata uang, selain dari Bank Sentral negara Asia tentunya.

Pada waktu-waktu tertentu, ketersediaan dana atau likuiditas bisa berubah menipis. Hal ini tampak pada pergerakan harga yang kecil dan berjalan dalam waktu yang relatif lama, sehingga memunculkan fase konsolidasi pergerakan harga atau sideway.

Sebagian besar harga akan bergerak pada awal sesi saat peristiwa atau berita ekonomi fundamental dirilis.

Sesi pasar Tokyo biasanya memiliki imbas pada sesi trading di waktu selanjutnya, sebab trader Eropa dan Amerika biasanya akan menganalisa pergerakan harga di sesi pasar Asia terlebih dahulu sebelum memutuskan rencana trading hari itu.

Mata uang yang cukup menarik untuk diperdagangkan pada sesi Asia adalah JPY dan AUD. Namun tetap perlu berhati-hati, mengingat China telah menjadi kekuatan ekonomi baru di Asia, maka pada saat China merilis peristiwa atau berita ekonomi yang terjadi, hal itu juga akan mempengaruhi pergerakan harga pada mata uang JPY dan AUD.

Sesi Eropa

Eropa memiliki porsi terbesar pada perdagangan mata uang yang mencapai 36% dari perdagangan di pasar forex dunia. Di Inggris, nilainya mencapai 31%, sedangkan sisanya 5% berada di Jerman. 

Sesi pasar Eropa merupakan pasar yang paling ramai daripada sesi pasar lainnya, dimana para trader dan perusahaan kelas kakap dunia bertransaksi pada sesi pasar ini. Adapun karakteristik sesi pasar Eropa adalah sebagai berikut:

Sesi London adalah sesi perdagangan forex yang berlangsung paling ramai. Hal inilah yang menyebabkan likuiditas pasar berubah menjadi tinggi dan spread juga berubah menjadi lebih kecil.

Pada siang hari di sesi pasar Eropa, pergerakan harga cenderung menurun bersamaan dengan jam makan siang waktu Eropa sekaligus menunggu sesi waktu pasar Amerika buka.

Beberapa peristiwa dan berita penting di wilayah Eropa biasanya akan sangat mempengaruhi pergerakan harga.

Pasangan mata uang yang menarik perhatian untuk diperdagangkan pada sesi waktu Eropa ini adalah major pair seperti EUR/USD, GBP/USD, USD/JPY, dan USD/CHF dan ada juga beberapa cross pair yaitu  EUR/JPY dan GBP/JPY.

Sesi Amerika

Amerika yang memiliki pusat perdagangan dan bisnis di New York meraup porsi perdagangan mata uang sekitar 19% dari total perdagangan mata uang global. 

New York sebagai pusat bisnis Amerika kini tidak hanya sebagai pusat keuangan Amerika saja, tetapi juga menjadi sentra finansial dunia. Oleh karena itu, sekitar 90% perdagangan global menggunakan Dollar Amerika dalam media pembayarannya. 

Sesi pasar Amerika ini juga menjadi penting bagi para trader untuk mencari momentum yang tepat dalam membuka transaksi trading forex. Adapun karakteristik sesi pasar Amerika adalah sebagai berikut:

Di awal sesi pasar Amerika, likuiditas cenderung tinggi karena terjadi overlap dengan pasar Eropa.

Ketika berita dan peristiwa ekonomi Amerika Serikat dirilis, maka akan memberi efek yang sangat besar pada pergerakan harga mata uang, sebab 90% seluruh perdagangan dunia melibatkan Dolar AS.

Pada saat pasar Eropa turun, maka volatilitas dan likuiditas pasar Amerika cenderung melemah, seiring waktu siang sesi perdagangan Amerika.

Seperti halnya pasar Eropa, pada sesi perdagangan Amerika semua pasangan mata uang juga sangat menarik untuk diperdagangkan. Akan tetapi, tetap harus berhati-hati pada saat berita dan peristiwa ekonomi dunia akan dan sedang dirilis. 

Sebab pergerakan harga Dolar AS bisa mendadak berubah, bahkan pergerakannya bisa menjadi sangat liar.

Demikian penjelasan waktu dan jam untuk trading forex. Dari semua ulasan di atas tentunya bisa dijadikan referensi kapan waktu dan jam yang tepat untuk melakukan eksekusi order dalam transaksi dalam trading forex. 

Tentunya kamu menyesuaikan dengan kondisi dan gaya trading yang kamu gunakan.