Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tips Menjadi Day Trading Harian yang Sukses

Tips Menjadi Day Trading Harian yang Sukses

Aktifitas day trading atau melakukan trading harian memang dianggap lebih menarik karena bisa menghasilkan keuntungan yang besar. Apalagi, banyak kisah day trader yang sukses mendapat banyak profit hanya dengan melakukan trading harian. 

Apakah hal itu benar? Sebelum kamu memilih menjadi day trader, kamu perlu memastikan diri terlebih dahulu apakah kamu sudah siap dengan berbagai konsekuensi yang didapatkan dari day trading ini?

Agar sukses menjalankan day trading tentu kamu membutuhkan disiplin dan trading plan yang matang. Dengan dua hal tersebut, ada kemungkinan kamu akan sukses, bahkan bisa menjadi strategi jangka panjang trading kamu. 

Strategi trading yang baik tidak hanya bisa menghasilkan profit secara konsisten dari waktu ke waktu saja, tetapi bisa membantu kamu mendiversifikasi aset yang kamu perdagangkan. Apalagi, seorang day trader biasanya memiliki mentalitas trading yang kuat. Untuk kamu yang tertarik ingin menjadi seorang day trader, Berikut tips untuk menjadi trader yang sukses.

Apa itu day trading?

Trading harian atau day trading adalah kegiatan trading di mana seorang trader memulai suatu posisi dan menutup posisi di hari yang sama. Idealnya, mereka menghindari posisi menginap, meskipun hanya semalam saja. 

Hal ini dilakukan untuk menghilangkan risiko fluktuasi harga dan takut adanya celah keamanan pada posisi trading yang kamu lakukan. Untuk itu, berhenti atau keluar dari posisi selama jam pasar non aktif atau libur dianggap sebagai hal yang aman. 

Meskipun ada banyak broker forex yang membuka akses pasar selama 24 jam dalam 7 hari, misalnya pada produk-produk cryptocurrency, namun kondisi ini dianggap berbahaya karena bisa terjadi fluktuasi harga pasar.

Lantas, bagaimana menjadi day trading harian yang sukses?

1. Gunakan strategi yang tepat dan nyaman

Saat kamu trading, penting untuk menemukan strategi yang sesuai dengan kenyamanan kamu saat trading (seperti seberapa besar resiko dan kerugian yang sanggup kamu terima). 

Ada dua hal penting dalam trading yang harus kamu perhatikan, yaitu strategi yang dilandaskan rasionalitas dan strategi yang menggunakan analisis teknikal yang sistematis. 

Strategi rasional adalah strategi di mana kamu membuat semua keputusan trading berdasarkan beberapa faktor yang kamu yakini penting. Misalnya, berita atau isu-isu ekonomi dunia terbaru.

Strategi teknikal adalah strategi di mana kamu tidak menggunakan hal-hal yang berhubungan dengan isu atau news. Kamu menggunakan pendekatan teknikal di mana posisi open dan close sudah kamu tetapkan sebelumnya dari pattern dan fluktuasi harga yang terjadi. 

Selain kedua hal tersebut, kamu juga harus memahami manajemen risiko sepenuhnya pada strategi yang kamu gunakan.

Jika kamu memutuskan ingin menggunakan robot trading, pastikan kamu memahami fitur-fiturnya sebelum menerapkan pada real market. 

Hal tersebut mencakup pengujian ulang, melakukan backtest dan memantau data historis profit dan loss pada robot tersebut. Agar lebih aman, lakukan pada akun demo terlebih dahulu.

Analisis setiap trader pun beragam. Jika kamu trader yang selalu memantau peluang breakout dan tren, maka hindari saat pasar dalam keadaan sideway atau kondisi yang menurutmu kurang menguntungkan. 

Jika kamu terbiasa melakukan follow trend, dan kamu tertarik mencoba melakukan counter trend karena merasa pasar akan berbalik, sebaiknya jangan mengikuti keinginan tersebut. 

Karena strategi yang tepat adalah strategi yang sesuai dengan gaya trading orang tersebut dan bisa membuat mereka nyaman dengan resiko-resiko yang bisa saja muncul. Kamu harus memilih strategi yang sesuai dengan zona nyaman kamu.

2. Diversifikasi aset yang diperdagangkan

Salah satu masalah yang dihadapi trader harian yaitu mereka membutuhkan volatilitas pasar sehingga bisa menghasilkan profit. Jika pasar diam tidak bergerak (sideway), maka akan sulit bagi mereka menghasilkan uang. 

Apalagi, jika kamu terbiasa hanya trading pada satu aset saja. Misalnya, jika Dollar berada di posisi sideway, mungkin semua mata uang utama akan mengalami hal yang sama, sehingga sulit untuk trading dengan kondisi seperti itu.

Salah satu cara terbaik untuk menghindari pasar sideway adalah melakukan diversifikasi aset. Kamu bisa mencoba mentradingkan komoditas, ekuitas, indeks ekuitas, dan aset mata uang lainnya. Untuk itu, kamu harus menemukan broker forex terbaik dan terpercaya.

Selain itu, dengan mendiversifikasi aset di portofolio kamu, maka resiko kerugian bisa diminimalisir. Ibaratnya, kamu menaruh telur tidak pada satu keranjang saja.

3. Tetap tenang

Ketika kamu trading, kamu harus ingat bahwa berinvestasi adalah bisnis. Hal itu membutuhkan rencana yang matang dan memiliki resiko yang juga besar. 

Hindari trading jika kondisi atau mood sedang tidak baik. Emosi yang tidak stabil hanya akan membuat trading plan kamu berantakan.

Kerugian adalah bagian dari aktivitas trading. Trading tidak hanya soal bagaimana kamu bisa menghasilkan profit saja, namun bagaimana kamu bisa menekan kerugian yang terjadi. 

Tidak ada strategi trading yang bisa menghasilkan uang setiap saat, namun strategi trading yang bisa menjaga portofolio kamu tetap sehat adalah kunci menjadi trader sukses.

Jika kamu merasa frustasi karena mengalami loss beberapa kali pada trading plan yang kamu buat, maka ada dua pilihan. Pertama, mencoba plan tersebut kembali atau mengganti dengan trading plan terbaru. 

Apabila keputusan kamu adalah menggantinya, berarti kamu harus mengubah strategi yang kamu gunakan tersebut. Dengan kata lain, kamu harus membuat trading plan yang baru kembali.

Selain trading plan, kebiasaan menggeser stop loss juga membuat trading plan menjadi berantakan. Jika kamu sudah memasang stop loss yang sudah kamu perhitungkan sebelumnya, maka hindari menggeser level stop loss tersebut. 

Biarkan harga bergerak, apakah sesuai plan atau harga terkena stop loss. Jangan intervensi posisi stop loss. Salah satu kesalahan trader pemula adalah menggeser stop loss.

4. Gunakan platform yang menurutmu paling mudah

Penting juga untuk menemukan platform trading yang mudah digunakan dan menyediakan semua tools yang kamu butuhkan saat trading. 

Kamu bisa menggunakan Metatrader 4 (MT4) misalnya, atau kamu juga bisa menggunakan platform dari broker langsung. Pilihlah broker yang memiliki platform dengan charting dan tools analisis yang lengkap.

Kesimpulannya, menjadi day trading haruslah sudah memiliki trading plan yang baik dan nyaman (resiko terukur dan dapat diterima). Penting juga menemukan platform yang mudah digunakan dan memiliki tools analisis yang lengkap, sehingga bisa membantu kamu membuat keputusan trading yang tepat.