Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Siapa Saja Pelaku Trading Forex?

Siapa Saja Pelaku Trading Forex?

Di era modern seperti seperti sekarang ini, dimana dunia teknologi yang semakin maju, pelaku trading forex online sudah tidak lagi hanya dari kalangan tertentu saja. Siapapun, saat ini bisa menjadi trader forex meski dengan modal yang pas-pasan. Bahkan, beberapa broker forex juga ikut menyediakan bonus modal gratis tanpa deposit sedikitpun. Oleh karena itu, para pelaku trading forex saat ini bisa dari berbagai kalangan.

1. Pemerintah

Pemerintah adalah pihak yang paling memiliki pengaruh dalam dunia trading forex. Anggaran belanja pemerintah yang sangat besar, dimana pengelolaanya meliputi belanja negara antar negara diseluruh benua, memberikan andil yang sangat besar dalam mempengaruhi pergerakan harga di pasar forex.

Sebagai perwakilan dan kepanjangan tangan pemerintah, Bank sentral memiliki kewenangan dan kebijakan untuk selalu bertindak menjaga kedaulatan ekonomi di bidang keuangan di negaranya masing-masing. Dengan tanggung jawab yang sangat besar, yaitu mencetak uang dan menarik uang serta melakukan transaksi jual beli mata uang asing antar negara. Melihat dari tugas pokok itu, bank sentral juga ikut memberi dampak besar dalam setiap pergerakan harga yang terjadi di pasar forex.

Sehingga dapat pula dikatakan, pemerintah suatu negara juga ikut memiliki andil dengan dampak besar yang ikut mempengaruhi kondisi pasar forex, khususnya pemerintah dari negara-negara maju seperti Amerika Serikat dan Inggris.

Bank Indonesia adalah bank sentral milik Indonesia. Namun, bank ini tidak memiliki pengaruh besar yang berdampak pada pergerakan-pergerakan harga mata uang di pasar forex, sebab mata uang rupiah bukanlah mata uang prioritas yang diperdagangkan di pasar forex.

Bank sentral yang memiliki pengaruh besar di pasar forex biasanya adalah bank-bank sentral yang mengelola dan memiliki kebijakan pada mata uang mayor seperti Bank of England (BoE, bank sentral Inggris), Federal Reserve (The Fed, bank sentral Amerika Serikat), European Central Bank (ECB, bank sentral Uni Eropa), Bank of Japan (BoJ, bank sentral Jepang), Swiss National Bank (SNB, bank sentral Swiss), Reserve Bank of Australia (RBA, bank sentral Australia), Reserve Bank of New Zealand (RBNZ, bank sentral New Zealand), Bank of Canada (BoC, bank sentral Kanada) dan People’s Bank of China (PBOC, bank sentral China).

Bank dan Institusi Keuangan

Bank dan institusi keuangan adalah pihak yang paling dekat bersentuhan dengan mata uang, sehingga bank dan institusi keuangan menjadi pelaku trading forex yang paling aktif di pasar forex. Setiap hari mereka melayani transaksi keuangan para nasabahnya, baik secara offline maupun online.

Bank merupakan peserta yang menjadi pelaku langsung dalam dunia perdagangan mata uang, sehingga bank memiliki dominasi terhadap pasar keuangan antar bank (Interbank Market) yang juga ikut memberi pengaruh terhadap pergerakan harga di pasar forex, seperti yang kita lihat pada platform trading di komputer kita.

Ada 10 bank di dunia yang menjadi pelaku utama dalam industri forex yaitu:

  • Citi
  • Deutsche Bank
  • BofA Merrill Lynch
  • Barclays
  • UBS
  • Goldman Sachs
  • HSBC
  • XTX
  • JPMorgan Chase
  • Morgan Stanley

Perusahaan Multinasional

Partisipasi perusahaan multinasional di pasar forex juga salah satu pelaku trading forex, hal itu dikarenakan kebutuhan mereka terhadap mata uang asing untuk memenuhi kebutuhan perdagangan mereka di negara-negara yang berbeda. Karena transaksi keuangan antar perusahaan multinasional itu juga melalui perantaraan antar bank, baik lokal maupun internasional, maka secara otomatis aktifitas itu ikut mempengaruhi pergerakan harga di pasar forex.

Spekulan

Spekulan adalah sebuah perusahaan yang bergerak dibidang finansial atau pihak perorangan yang memiliki kemampuan finansial dengan jumlah sangat besar yang diinvestasikan ke dalam pasar forex. Tujuan mereka adalah untuk mengembangkan dana yang mereka miliki melalui pasar forex, dengan berupaya mengambil keuntungan sebanyak-banyaknya dan secepat-cepatnya melalui transaksi trading forex, para spekulan ini biasa disebut sebagai big player. Salah satu spekulan trading forex yang paling cemerlang dalam sejarah forex adalah George Soros, dimana dia pernah berspekulasi pada penurunan harga Poundsterling Inggris dan berhasil meraup keuntungan hingga 1.2 miliar dollar dalam kurun waktu kurang dari sebulan. Sehingga, George Soros pernah dikritik habis-habisan bahwa orang-orang seperti inilah yang juga seharusnya ikut bertanggung jawab atas krisis keuangan yang terjadi di wilayah Asia pada akhir era 90-an.

Broker

Broker Forex adalah perusahaan institusi, agen, ataupun individu yang berdiri dengan memiliki legalitas resmi berperan sebagai penghubung untuk mempertemukan penjual dan pembeli dan meneruskan serta mengatur volume trading dalam skala kecil atau ritel kepada institusi keuangan dalam skala besar. Broker memiliki peranan besar bagi para trader agar bisa trading tanpa harus memiliki modal besar, bahkan saat ini telah banyak broker yang menyediakan fasilitas deposit sangat rendah agar para kliennya bisa trading di akun real hanya dengan $1 saja.

Trader Retail

Trader forex ritel adalah para trader perorangan yang tidak memiliki modal besar hingga jutaan dollar, tetapi mereka ikut mencoba mengambil peruntungan di pasar forex. Jumlah trader forex ritel saat ini memiliki jumlah yang sangat besar sekali, mereka berasal dari berbagai negara di seluruh dunia dan melakukan transaksi trading forex melalui perantaraan broker forex.

Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, trading forex saat ini telah banyak menarik perhatian semua orang dari berbagai kalangan. Para pelaku trading forex retail ini berasal dari berbagai kalangan dan profesi, bahkan saat ini para trader retail ini dilakukan oleh orang yang hampir tidak pernah sekolah di bidang ekonomi sekalipun, hanya belajar otodidak baik secara offline atau melalui media-media online.